Pelatihan dan Sertifikasi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3

Seperti yang kita tahu bahwa limbah adalah bahan yang berbahaya dan beracun atau B3 adalah sisa suatu usaha atau kegiatan yang mengandung B3. Pengelolaan limbah B3 sangat perlu diperhatikan karena memang dapat berbahaya bagi mahkluk hidup dan lingkungan sekitarnya. Pengelolaan limbah B3 adalah kegiatan yang meliputi pengurangan, penyimpanan, pengumpulan, pengangkatan, pemanfaatan, pengolahan, dan penimbunan limbah D3. Setiap perorangan maupun industri yang menghasilkan bahan berbahaya dan dapat beracun (Limbah B3) wajib melakukan pengelolaan limbah B3 yang dihasilkannya.

Limbah B3 dalam pengolahannya harus dilakukan oleh tenaga kerja yang sudah kompeten di dalam pengerjaannya. Ketenagakerjaan yang mengolah Limbah B3 sudah diatur dalam kemenaker No.191 tahun 2019 halaman 4, bahwa dengan mempertimbangkan risiko yang ditimbulkan tersebut dan memperhatikan mandate peraturan perundang-undangan serta kesepakatan pada Konveksi Stockholm dan Konveksi Minamata, perlu diupayakan agar industri atau kegiatan usaha dapat semaksmal mungkin dapat mengurangi penggunahan bahan berbahaya dan beracun atau yang lebih dikenal dengan B3 atau bahan lainnya yang dapat menghasilkan limbah B3 dan dapat melaksanakan pengelolaan bahan limbah B3 tersebut secara baik dan benar.

Tujuan Pelatihan dan Sertifikasi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3

Tujuan utama dari adanya pelatihan dan sertifikasi ini adalah untuk membentuk kinerja penanggung jawab pengelolaan limbah B3 yang kompeten dan mampu mengelola limbah bahan berbahaya dan beracun (Limbah B3) sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Materi Pelatihan dan Sertifikasi Penanggung Jawab Pengelolaan Limbah B3

  1. Melakukan pengurusan perijinan pengelolaan limbah B3
  2. Merencanakan minimasi limbah B3
  3. Melaksanakan minimasi limbah B3
  4. Melakukan penyimpanan limbah B3
  5. Melakukan pemantauan pengelolaan limbah B3
  6. Melakukan evaluasi pengelolaan limbah B3
  7. Menyusun laporan kegiatan pengelolaan limbah B3
  8. Melakukan evaluasi hasil analisis limbah B3
  9. Melakukan pengemasan limbah B3
  10. Melakukan tindakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3)

Dengan mempunyai sertifikasi dari BNSP maka kemampuan anda sudah diakui secara nasional bahwa anda kompeten dalam pekerjaan tersebut. Untuk itulah mengapa sertifikasi profesi ini penting.